Beranda > Drama Korea > Wonderful Life

Wonderful Life

Ini salah satu drama Korea yang cukup berkesan bagi saya dan saya ikuti dari awal sampai akhir. Selain ceritanya yang dikemas ringan (baca: nggak cengeng) pemainnya juga bikin mata seger (terutama dan Lee Ji-hoon, dua-duanya, dengan senyum charmingnya :)).

wonderful life

Cerita diawali dengan pertemuan Han Seung-wan dan Jung Se-jin secara nggak sengaja waktu mereka sama-sama mau ke Singapura. Seung-wan ingin membuat kejutan dengan kunjungan mendadak ke ceweknya, sementara Se-jin cuma mau main-main. Yah, biasalah, karena berasal dari negara yang sama, kalau sudah keluar negeri muncul perasaan senasib. Di tambah lagi kemudian mereka saling ketuker paspor. Sementara Seung-wan sibuk mau bikin kejutan buat ceweknya, Se-jin sibuk nyariin dia buat ngembaliin pasport. Dan alamat yang ada adalah alamat ceweknya Seung-wan.

wonderful life5

Ceweknya Seung-wan, Chae-young, bukannya surprais dengan kedatangan Seung-wan, ia malah merasa terganggu. Chae-young sebenarnya nggak suka sama Seung-wan yang childish. Ditambah lagi dia juga sudah punya semacam TTM-an yang lebih keren, Do-hyun. Akhirnya, Seung-wan ‘terpaksa’ menghabiskan waktu sama Se-jin. Hingga malam-malam mereka mabuk dan ‘hal yang diinginkan’ pun terjadi :). Ketika sadar, mereka membahas hal ini dan memutuskan untuk tak saling menyalahkan.  Mereka kembali ke Korea dan pisah secara baik-baik.

wonderful life2

Seung-wan masuk sekolah penerbangan dan Se-jin juga kuliah. Masalah muncul ketika Se Jin sadar ada yang salah dengan dirinya. Yups, Se Jin hamil. Tapi karena ia berpikir Seung-wan yang masih tergantung sepenuhnya pada orangtuanya itu nggak bisa bertanggung jawab, Se Jin memutuskan untuk memelihara bayinya sendiri. Setahun kemudian, kakak Se Jin menggendong seorang bayi, mendatangi Seung-wan yang bersiap untuk tunangan dan mengatakan bahwa bayi yang dibawanya adalah anak Seung-wan. Tentu saja semua heboh. Seung-wan dan Se-jin dipaksa untuk menikah. Meski awalnya mereka menolak, akhirnya mereka setuju untuk menikah demi menjaga nama baik keluarga. Dengan berbagai persyaratan tentunya.

wonderful life3

Tak mudah bagi mereka menjalani keluarga ‘terpaksa’ itu. Egoisme untuk masih menikmati hidup bebas selayaknya anak muda, misalnya. Namun Seung-wan dan Se-jin belajar untuk menjadi orangtua yang bertanggung jawab bagi anak mereka, Shin-bi. Dan yah, belajar untuk saling menyukai satu sama lain juga tentunya.

wonderful life4

Saya senang sama drama ini karena konfliknya nggak terlalu mengada-ada. Memang bumbu cinta segitiga atau segiempat khas film cinta muncul juga, tapi menurut saya nggak terlalu mengganggu  cerita utama. Married by accident, siapa saja bisa mengalaminya. Yang terpenting adalah bagaimana kemudian bertanggungjawab atas ‘accident’ itu. Kalau di drama sih kelihatan indah, tapi kenyataan pasti nggak akan begitu 🙂

Cast:
, Han Seung Wan
, Jung Se Jin
, Min Do Hyun
,  Lee Chae Young

Joo Hyun, Han Bum Soo (ayah Seung Wan)
Sun Woo Yong Nyeo, Yoon Tae Hee (ibu Seung Wan)
Kim Hye Ok, Pyo Jae Kyung (ibu Se Jin )
Choi Joon Yong, Han Seung Pil (abang Seung Wan)
Yoon Hyun Sook, Baek Hyun Joo (istri Seung Pil)
Kim Hyo Jin, Jung Il Jin (kakak Se Jin)
Kim Seung Min, So Chang Myung (teman Seung-wan)
Jung Da Bin, Han Shin Bi (anak Seung-wan dan Se-jin)
Lee Hye Sook, Do Hyun’s stepmother

Produser: Shin Ho Gyun
Sutradara: , Jo Soo Won
Penulis: Jin Soo Wan
Episode: 16
Periode tayang: 2005-Mar-07 to 2005-Apr-26

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: