Beranda > Film Jepang > Chonmage Purin

Chonmage Purin

Hiroko ( adalah single mother untuk putranya, Tomoya (. Di samping harus mengasuh anak, ia juga harus bekerja. Hal yang membuat Hiroko sering begitu sibuk. Suatu hari, ketika keluar rumah bersama Tomoya, ia melihat sosok aneh di depan sebuah toko. Seorang lelaki berdiri tegak dengan pakaian dan gaya jaman dahulu kala. Awalnya Hiroko mengira itu cuma semacam pameran atau apa. Tapi ketika pulang, ia dibuat terkejut oleh kemunculan sosok itu lagi, yang kemudian bermain dengan Tomoya. Sikapnya benar-benar aneh. Karena sakit kelaparan, Hiroko akhirnya membawanya ke apartemen.

Chonmage Purin poster 03

Lelaki itu mengaku bernama Kijima Yasube (, mengaku sebagai samurai dari jaman Edo. Hal yang tentu saja sulit dipercaya. Tapi setelah berbagai kejadian, akhirnya Hiroko mempercayai Kijima. Dan karena Kijima tak tahu harus kemana, maka Hiroko pun mempersilakan Kijima tinggal di rumahnya. Apalagi, Tomoya terlihat sangat senang dengan kehadiran Yasube. Yasube kemudian melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga selama Hiroko di sibukkan dengan pekerjaannya.

chonmage purin

Suatu hari, Yasube membuat puding yang enak sekali hal yang kemudian membuatnya berhasil menjadi patissier (pembuat roti) di sebuah toko roti terkenal. Namun, tentu saja, karena Yasube berasal dari masa yang berbeda, ia tak bisa tinggal selamanya.

chonmage purin5

Film yang bercerita tentang lompatan waktu sudah sering kali dibuat. Dan letak keunikannya biasanya berkisar pada bagaiaman si pelompat waktu berusaha menyesuaikan diri dengan waktu yang dilompatinya. Demikian halnya dengan film ini. Bagaimana Yasube yang berasal dari zaman Edo dibuat ternganga-nganga dengan jaman sekarang dan harus beradaptasi. Di sini, digambarkan bagaimana Yasube yang berasal dari zaman para samurai dimana para lelaki kerjanya cuma menghunus pedang, kemudian terdampar di jaman modern, mengurus pekerjaan rumah tangga lagi. Kesetaraan. Mungkin itu tema yang ingin diangkat dari film ini. Saya dengar kalau di Jepang itu ya mirip-mirip kebanyakan negara Asia lain lah (termasuk Indonesia), kalau masih kental patriarkisnya. Meski cewek jadi ibu dan bekerja sudah jadi hal wajar, tapi masih banyak kaum lelaki yang merasa nggak sreg dengan hal itu. Apalagi kalau mereka kemudian harus ikut-ikutan mengurus rumah tangga pula.

Chonmage Purin image 04

Whatever, meski mungkin temanya agak berat tapi film ini dikemas dengan cukup ringan. Meski bukan film yang mengesankan bagi saya, tapi lumayanlah buat hiburan di waktu senggang🙂

Cast:
, Kijima Yasube
, Hiroko Yusa
Fuku Suzuki, Tomoya Yusa
Hiroki Konno, Tanaka

Sutradara: 
Penulis:  (novel)
Rilis: Juli, 2010, Japan

Festival:
2011 (10th) New York Asian Film Festival – July 1-14, 2011 *North American Premiere

  1. diand
    Agustus 15, 2011 pukul 2:28 am

    thx tas infonya..

  2. Desember 15, 2011 pukul 8:59 am

    seru banget ini sumpah!!
    mau saya jadiin bahan skripsi saya
    tapi nayri riwayat hidup directornya Nakamura Yoshihiro kok sulit sekali yaaa TT.TT

    • Desember 16, 2011 pukul 11:38 am

      hmm, klo boleh tahu, mau mengkaji apanya? saya juga nggak tahu apa2 ttg nakamura yoshihiro karena agaknya dia blm tll populer ya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: