Beranda > Film Barat > Let Me In

Let Me In

Owen (), bocah lelaki 12 tahun.  Di sekolah, ia jadi bahan ejekan teman-teman cowoknya dan dijuluki ‘little girl’ karena sifatnya yang lemah dan penakut. Ia tak punya teman. Ia hanya tinggal bersama ibunya yang memperlakukannya seperti anak kecil dan sepertinya juga tak punya banyak waktu untuknya. Sepulang sekolah, Owen hanya boleh bermain di halaman apartemen. Malam-malam, hiburannya adalah mengintip tetangganya bermesraan.

let me in

Hingga suatu malam yang dingin bersalju, datang seorang bocah perempuan bertelanjang kaki () bersama lelaki tua menenteng kopor yang terlihat berat. Mereka tinggal di apartemen sebelah Owen. Bocah perempuan itu bernama Abby. Dan sejak awal, ia memperingatkan Owen agar mereka tak berteman. Meski Owen merasa aneh melihat penampilan Abby yang kumal, ia merasa senang karena akhirnya punya teman. Abby pun sepertinya mulai menyukai Owen dan mengabaikan peringatannya sendiri. Mereka mulai sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama.

Chloe Moretz yang memang pas untuk peran2 nyentrik begini

Chloe Moretz yang memang pas untuk peran2 nyentrik begini

Sementara itu, sebuah pembunuhan mengguncang kota. Ditemukan mayat dengan gigitan di leher. Polisi berusaha mengungkapnya. Setelah berbagai kejadian, polisi menyimpulkan kalau pembunuhan itu kemungkinan berkaitan dengan pemujaan setan atau semacamnya. Dan seorang gadis kira-kira berumur 12 tahun yang suka bertelanjang kaki pun akhirnya menjadi sumber kecurigaan.

Saya terkesan lihat di , waktu dia jadi Rachel, adiknya Tomas Hansen yang super tomboy dan sok dewasa. She’s really great. Saya juga lihat dia di Diary of Wimpy Kids 1. Yah, dia cuma dapet peran kecil sih dan nggak terlalu berkesan. Ketika saya baca dia main di Let Me In, saya penasaran. Meski saya tidak suka film yang ‘nggak masuk akal’ salah satunya adalah film horor kayak film ini. Tapi kadang film ‘nggak masuk akal’ banyak yang digarap dengan sangat baik. Jadi meski bukan genre film yang saya suka, saya nonton Let Me In dengan cukup antusias. Menurut saya, Let Me In adalah film horor yang cukup sempurna. Nuansa gelap khas film horor. Di samping itu, ceritanya nggak melulu gelap karena kemunculan vampire, tapi juga tentang kesepian seorang bocah. Saya suka Let Me In. Saya suka akting . Hope she’s gonna be big artist one day 🙂

Cast:
, Owen
, Abby
Richard Jenkins, Thomas
Cara Buono, Owen’s mother
Elias Koteas,The Police Detective

Sutradara: 
Produser: Simon Oakes, Guy East, Nigel Sinclair, Donna Gigliotti, John Nordling, Carl Molinder
Screenplay:  
Cerita: John Ajvide Lindqvist  (Based on Let the Right One In by John Ajvide Lindqvist)
Musik: Michael Giacchino
Sinematografi: Greig Fraser
Editing: Stan Salfas
Rilis:October, 2010
Durasi: 116 min.

Awards:
– Austin Film Critics Association Awards –  Breakthrough Artist :
– Central Ohio Film Critics Association Awards: Nominasi Actor of the Year:
– Central Ohio Film Critics Association Awards Breakthrough Film Artist :
– Central Ohio Film Critics Association Awards: Nominasi Best Overlooked Film: Let Me In
– Critics’ Choice Movie Awards: Nominasi Best Young Actor/Actress:
– Critics’ Choice Movie Awards: Nominasi Best Young Actor/Actress:
– Detroit Film Critics Society Awards: Nominasi Breakthrough Performance:
– Empire Awards: Best Newcomer :
– Empire Awards: Nominasi Best Horror: Let Me In
– People’s Choice Awards: Nominasi Favorite Horror Movie: Let Me In
– Saturn Awards Nominasi untuk; Best Horror/Thriller Film, Best Performance by a Younger Actor (), Best Performance by a Younger Actor (), Best Director (Matt Reeves), Best Writing (Matt Reeves), Best Music (Michael Giacchino), Best Make-Up (Let Me In),

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: