Beranda > Film Barat > 10 Things I Hate About You

10 Things I Hate About You

Saya membaca resensi tentang film ini di sebuah majalah remaja, bertahun-tahun yang lalu, ketika film ini baru dirilis. Resensinya tidak terlalu membuat saya ingin benar-benar menontonnya. Jadi saya berpikir, well, ya, nanti kalau ada kesempatan nonton ah.

Beberapa waktu berlalu. Di saat-saat saya ingin nonton film yang ‘ringan’ saya kepikiran ingin nonton film ini, tapi selalu kesulitan mendapatkannya di rental cd langganan karena kebanyakan sudah nggak punya. Ya sudah. Saya melupakan film ini. Hingga kemudian saya menemukannya di koleksi kopian film seorang teman. Dan yah, akhirnya saya berkesempatan menontonnya.

Bianca Stratford yang bikin Cameron jatuh cinta pada pandangan pertama

Bianca Stratford yang bikin Cameron jatuh cinta pada pandangan pertama

Saya nonton film ini dengan kepala nyaris ‘kosong’ karena saya sudah lupa resensi yang saya baca dulu. Saya hanya ingat kalau Julia Stiles main jadi tokoh yang jutek yang kemudian terlibat cinta sama cowok freak yang diperanin Heath Ledger. Selebihnya, saya benar-benar lupa. Jadi waktu pertama muncul  sosok Bianca yang cantik dan membuat Cameron ternganga-nganga pada pandangan pertama, saya berpikir, ini tak lebih dari cerita si populer dan tak populer. Tapi begitu cerita mengalir, ternyata saya salah.

Si Jutek Kat

Si Jutek Kat

Bianca dan Kat adalah kakak adik. Bianca cewek yang ceria dan supel. Hal ini berbanding terbalik dengan kakaknya, Kat yang jutek dan anti sosial. Bianca dan Kat tinggal sama ayahnya yang protektif. Bianca ngebet ingin pacaran, tapi ayahnya hanya membolehkan Bianca pacaran kalau Kat sudah punya pacar. Di sekolah ada dua cowok yang naksir Bianca: Cameron si ‘anak manis’ yang biasa saja dan Joey, cowok populer kaya yang sok cakep. Kat sendiri tak ada niatan untuk pacaran. Demi bisa keluar bareng cowok, Bianca minta bantuan Cameron untuk mencarikan cowok buat Kat. Cameron yang naksir berat sama Bianca tentu saja dengan senang hati membantu. Ketika melihat sosok Patirck Verona yang freak (konon dia pernah jual liver cuma untuk beli stereo), Cameron berpikir, dia lah cowok yang cocok untuk Kat. Tapi tentu saja, ia tak bisa melakukan begitu saja. Atas akal-akalan Cameron dan sahabatnya, Michael, mereka memperalat Joey untuk membayar Patrick demi mendekati Kat supaya ia bisa pedekate sama Bianca. Patrick menerima taruhan itu.

Bianca minta tolong Cameron untuk nyariin pacar buat Kat (Joseph masih imut banget mukanya :P)

Bianca minta tolong Cameron untuk nyariin pacar buat Kat (Joseph masih imut banget mukanya :P)

Patrick mulai melakukan pendekatan sama Kat dan sudah bisa diduga, nggak mudah menaklukkan Kat yang garang. Tapi Patrick adalah cowok garang, jadi…ya, bisa ditebak kan bagaimana akhirnya? Ya, akhirnya saling jatuh cinta. Klise? Rumusannya mungkin iya, tapi jangan khawatir,  plotnya, dialog-dialognya sama sekali tak klise. Karakter-karakternya juga nggak tipikal.

Kat & Patrick, the perfect couple

Kat & Patrick, the perfect couple

Ceritanya juga nggak melulu soal cinta, tapi juga hubungan keluarga Saya menyebutnya sebagai film romantis (remaja) yang smart. Chemistry dan terasa kuat (Ini adalah salah satu film awal dan kelihatan memang aktingnya oke banget, sayang aktor berbakat seperti dia harus mengakhiri hidup dengan tragis😦 ). Banyak film remaja romantis yang jatuh jadi film lebay kalau tidak malah ‘sok menggurui’, tapi 10 Ten Things I Hate About You adalah perkecualian. Cerita film ini tetap terasa ‘ringan’, segar, romantis, ada semangat pemberontakan, tapi juga terasa cerdas dan bertanggung jawab. Dan musiknya? Oh…nuansa ska & girl power yang terasa nostalgik, hiks…

Pokoknya setelah nonton film ini, saya langsung memasukkannya ke dalam kategori ‘Best Movies I’ve ever Watched‘ deh…:P

Note: Film ini merupakan adaptasi dari karya Shakespeare, The Taming of the Shrew.

My Fave Scene: waktu Kat baca puisi di depan kelas ngungkapin perasaannya sama Pat (mereka lagi marahan). Saya suka banget ekspresi Pat waktu dengar puisi Kat.

Ekspresi Pat waktu dengar puisinya Kat, ugh..:(

Ekspresi Pat waktu dengar puisinya Kat, ugh..:(

Cast:
, Kat (arina) Stratford
, Patrick Verona
, Cameron James
Bianca Stratford
David Krumholtz, Michael Eckman
Andrew Keegan, Joey Donner
Susan May Pratt, Mandela (teman Kat)
Gabrielle Union, Chastity (teman Bianca)
Larry Miller, Walter Stratford (ayah Kat dan Bianca)

Sutradara: Gil Junger
Penulis: Karen McCullah Lutz, Kirsten Smith
Musik: Richard Gibbs
Sinematografi : Mark Irwin
Rilis: Maret, 1999
Durasi : 97 menit

Awards:
Teen Choice Awards 1999: Nominasi untuk kategori Breakout Performance (Julia Stiles), Film Choice Comedy, Funniest Scene (David Krumholtz), Sexiest Love Scene (Julia Stiles & Heath Ledger), Soundtrack of the Year
Young Star Award 1999: nominasi: Best Performance by a Young Actor in a Comedy Film Joseph Gordon-Levitt, Best Performance by a Young Actress in a Comedy Film Larisa Oleynik, Best Performance by a Young Actress in a Comedy Film Julia Stiles
MTV Movie Awards 2000: Penghargaan Breakthrough Female Performance (Julia Stiles), nominasi Best Musical Performance (Heath Ledger, ‘Can’t Take My Eyes Off You’)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: