Beranda > Film Mandarin > Viva Erotica

Viva Erotica

Terus terang, saya membeli film ini karena judul dan gambar sampulnya yang provokatif (gambar perempuan setengah nudis). Bukan karena saya penggemar film-film yang begituan, tapi karena ada embel-embel label penghargaan juga. Tentu, saya pikir, ini bukan sembarang film jorok dan itu bikin saya penasaran. Pada scene awal, saya agak kaget. Jangan-jangan saya ketipu nih. Tapi kemudian cerita mulai mengalir dan saya mulai menikmati film ini.

Viva Erotica bercerita tentang Kwok-Wing, seorang sutradara kelas teri yang selalu bermimpi suatu ketika menjadi sutradara besar dengan film bermutu. Ia tinggal bersama pacarnya, Man-Wai yang menopang hidupnya. Hingga suatu hari, datang sebuah telepon dari Chung, produsernya yang mengatakan kalau ia diajak membuat film. Penuh semangat Wing mendengar berita itu, tapi kemudian  kecewa ketika tahu bahwa film yang harus ia buat adalah film porno, yang dibiayai oleh mafia pula. Wing pun dihadapkan pada pilihan, idealisme atau uang?

viva erotica2

Meski bertentangan dengan hati nurani, Wing akhirnya memilih yang ke-2. Bintangnya adalah Miss Mango, artis kacangan yang banyak tingkah dan sebagaimana kebanyakan artis, bermimpi jadi artis besar. Selama pembuatan film, Wing terus dihantui perasaan bersalah dan tak nyaman. Tapi ia tak punya pilihan. Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk membuat film erotis yang tak sekedar film porno.

Menonton film ini, bagi saya jadi memberi sedikit gambaran tentang realita yang terjadi di belakang dunia perfilman. Bagaimana kadang orang terpaksa mengorbankan idealismenya karena kepentok sama uang.

viva_erotica

Film ini juga tak bermaksud men-judge film porno. Saya terhenyak mendengar dialog antara Wing dan artisnya, Mango, ketika Mango mendapati Wing begitu emosi karena telah membuat film porno. Mango bilang begini : ‘You often said you don’t want to do porn. Do you know who’s really againts it?’ Ya, sebenarnya siapa sih yang benar-benar menentang pornografi? 😛

Well, akting pemainnya juga keren. Karakter-karakternya terasa kuat. Miss Mango yang menye-menye tapi ternyata juga tak semurahan kelihatannya, wajah tertekan Wing, Man-Wai yang selalu charming,Wah yang terlihat ‘mesum’ dan ternyata seorang family man yang baik…Saya benar-benar bisa merasakan Wing dan tim film-nya adalah tim sungguhan.

Saya merasa lucu karena awalnya, saya pikir ini adalah film baru. Ternyata, beberapa menit nonton film ini, saya baru sadar kalau film ini adalah film lama (saya baru tahu kalau film ini dibuat tahun 1996) ketika baru ngeh kalau yang main adalah Leslie Cheung (ia meninggal karena bunuh diri tahun 2003).

Cast:
, Kwok-Wing
, Man-Wai (pacar Wing)
, Mango
Law Kar-ying, Chung (produser)
Paul Chun-Pui (boss)
Lau Ching,Wan

Sutradara: , Lo Chi-Leung
Penulis: , Lo Chi-Leung, Ka Man
Produser: Catherine Hun
Sinematografi: Jingle Ma
Rilis: Hongkong, November 1996

Awards & nominations:
16th Hong Kong Film Awards : Best Supporting Actress (), Best New Artist ()

Nominations
Best Picture, Best Director (Derek Yee, Lo Chi-Leung), Best Actor (Leslie Cheung Kwok-Wing), Best Supporting Actor (Tsui Kam-Kong), Best Original Music Score (Clarence Hui Yuen, Chiu Jun-Fun, Lau Cho-Tak), Best Song (“Sik Ching Nam Nui”, performed by Karen Mok and Jordan Chan)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: