Summer Palace

Akhirnya saya berkesempatan nonton film ini juga. Sudah lama saya penasaran pengin nonton film ini karena disebut-sebut sebagai film yang kontroversial. Di sisi lain, film ini merupakan satu-satunya film asia yang masuk dalam kompetesi Palm d’Or di Cannes FF 2006 meski nggak menang (meski setelah saya lihat kalau pembuatan film ini hasil kerjasama dengan pemerintah Perancis, saya jadi agak curiga ini hanya masalah lobi-lobi).

yhy2006

Summer Palace dimulai dari akhir tahun 1980-an, ketika Yu Hong, seorang gadis muda dari kota kecil yang pergi kuliah ke Beiqing University (nama fiksional yang merujuk pada Universitas Peking/Tshinghua). Yu Hong seorang penyendiri, kemudian bertemu Li Ti, yang menjadi sahabatnya. Li Ti memperkenalkan Yu Hong pada Ruo Gu, pacarnya, juga teman Ruo Gu, Zhou Wei. Yu Hong dan Zhou Wei kemudian saling jatuh cinta. Di tengah gejolak politik masa itu, cinta di antara mereka bergelora. Sebuah hubungan yang menggebu-gebu tapi rapuh.

Meskipun saling mencintai, hubungan keduanya penuh dengan emosi. Zhou Wei merasa tertekan dengan Yu Hong yang cemburuan dan emosional, lalu mulai selingkuh dengan Li Ti. Zhou Wei dan Yu Hong putus. Ketika terjadi kerusuhan di Lapangan Tiananmen, Xiao Jun, pacar lama Yu Hong datang dan Yu Hong memutuskan untuk berhenti kuliah dan pulang.

Tembok Berlin diruntuhkan tahun 1989. Hongkong dikembalikan Inggris tahun 1997. Yu Hong pindah dari Tumen ke Shenzen lalu ke Wuhan. Sementara Li Ti, Ruo Gu dan Zhou Wei di Berlin.

U1343P28T3D1082967F326DT20060516100814

Yu Hong menjalin hubungan dengan dengan seorang lelaki kesepian yang ditinggal istrinya kuliah. Sementara ia tak pernah bisa melupakan Zhou Wei. Sikapnya yang muram dalam melihat dunia menarik hati rekan kerjanya yang kemudian mengajaknnya menikah.

Li Ti, Ruo Gu dan Zhou Wei meski terlihat bahagia bersama sebenarnya menyembunyikan luka. Li Ti sadar bahwa Zhou Wei tak mencintainya. Menjelang kepulangan Zhou Wei ke China, Li Ti bunuh diri dengan terjun dari atas gedung. Zhou Wei kembali ke China (Chongqing) dan bertemu teman lama yang kemudian memberikan alamat email Yu Hong. Zhou Wei mengajaknya bertemu. Ketika mereka bertemu, meski mereka masih saling mencintai, tapi semuanya tak sama lagi.

18pala600

Well, meski tak sefenomenal yang saya bayangkan, saya cukup puas dengan film ini. Mungkin ceritanya sendiri tak istimewa-istimewa amat, tapi saya merasakan ‘nyawa’ dalam film ini. Saya bisa merasakan pergulatan pikiran dan perasaan kedua tokoh utamanya. Di tengah situasi yang tak menentu, sebagai orang muda yang sedang dalam pencarian makna hidup, cinta, komitmen…Usai menonton film ini, untuk beberapa waktu, saya masih terbayang wajah muram dan depresif Yu Hong

Cast:
Hao Lei, Yu Hong
Guo Xiaodong, Zhou Wei
Hu Lingling, Li Ti
Zhang Xianmin, Ruo Gu

Sutradara: Lou Ye
Penulis: Lou Ye, Feng Mei, Ma Yingli
Musik : Peyman Yazdanian
Sinematografi: Hua Qing
Rilis : Cannes FF, April 2006
Durasi: 140 menit
Judul Perancis: Une jeunesse chinoise
Awards: Nominasi Palm d’Or di Cannes FF 2006

Notes:
Ketika dirilis, film ini nggak lulus sensor dari pemerintah China. Lou dan produsernya, Nai An, kemudian dilarang membuat film selama 5 tahun.

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: