Beranda > Film Korea > The Sword With No Name

The Sword With No Name

Saya baru selesai nonton film ini lewat video streaming. Saya senang karena aksesnya lumayan cepat dan kualitas gambarnya bagus.

berlatar Korea di masa dinasti Joseon. Adalah Mu Myeong (, seorang pemuda desa biasa yang kebetulan bertemu dengan Ja-yeong (   yang hendak pergi melihat laut. Ja-yeong adalah seorang calon permaisuri dan ia mengungkapkan ketakutannya pada Mu Myeong tentang ketakutannya masuk ke kerajaan. Mu Myeong pun berusaha menghibur Ja-yeong dan benih-benih suka pun muncul di antara mereka.

800px-The_Sword_With_No_Name-03

Ja-yeong akhirnya masuk ke kerajaan dan menjadi permaisuri Raja Gojong. Patah hati tapi tak kehilangan cintanya, Mu Myeong akhirnya pergi ke istana dan mendaftarkan diri menjadi pengawal ratu. Ia pun diterima. Dan dengan segenap jiwanya melindungi orang yang dicintainya. Ja-yeong menjadi seorang permaisuri yang vokal dan cerdas, yang meski menentang imperialisme (Rusia dan Jepang), tapi juga tak menolak nilai-nilai barat yang masuk (ia mempunyai teman orang Perancis dan belajar darinya dan memperkenalkan listrik). Hal ini bertentangan dengan mertuanya, Dae Won yang lebih bersekutu dengan Jepang. Maka keberadaan Ja-young pun menjadi sebuah ancaman.

photo95337

Saya tertarik nonton film ini karena salah satu pemeran utamanya adalah 🙂. Setelah saya melihat aktingnya di beberapa film (Chunhyang, Marathon, The Classic), saya merasa jatuh cinta dengan aktingnya dan penasaran untuk melihat filmnya yang lain.

Saya cukup menyukai film ini meski bukan film yang sangat berkesan.  Perpaduan antara romance dan politik masalalu yang digambarkan cukup berimbang. Tapi entah kenapa saya merasa ini bukan film yang terlalu istimewa. ? He’s nice, seperti biasa, tapi rasanya berperan sebagai Mu-myeong juga bukan sesuatu yang istimewa. Yang menarik justru , yang terlihat sangat anggun sebagai permaisuri, yang lembut tapi juga berhati keras. Setting masalalu juga terlihat apik. Hanya saja untuk adegan aksinya, ada beberapa yang dibuat semi animasi, dan saya pikir jadi kurang gregetnya. Well, it’s till good movie anyway🙂

Notes:

Film ini didasarkan pada cerita sejarah Korea pada masa Joseon. Ratu Myeongseong juga dikenal sebagai Ratu Min, hidup antara tahun 1851-1895. Merupakan Ratu Korea yang menentang keras pengaruh Jepang dan berusaha menggalang sekutu dengan Rusia.  Dan karenanya, pihak Jepang kemudian melakukan upaya pembunuhan terhadapnya dan berhasil.

Maharani-Myeongseong

Sementara karakter Mu-myeong adalah fiktif. Mumyeong berarti ‘tak bernama / no name/no light’ ini berkaitan dengan masalalunya, di mana ia bernama Johannes tapi kemudian terjadi pembunuhan orang-orang Kristen di Korea termasuk ibunya.

Cast:
, Mu-myeong
, Min Ja-yeong/ Myeongseong
, Raja Gojong
Cheon Ho-jin, Dae Won-kun/Ayah Gojong
Choi Jae-woong, Noe Jeon
Ko Su-hee, So-hee

Sutradara: 
Penulis : Ya Seol-rok
Rilis : September 2009

Awards: Nominasi Asian FilmAwards kategori Best Costume Designer untuk Hyun Seob Shim
Best New Actor untuk Choi Jae-woong di Critics Choice Awards, 2009

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: