Beranda > Film Barat, Film Keluarga > Driving Lessons

Driving Lessons

Driving Lesssons adalah cerita tentang pemuda 17 tahun, Ben Marshall () yang pemalu dan sangat takut pada ibunya. Ibunya selalu mendikte apa yang harus dan tak harus dilakukan Ben seperti belajar mengemudi dan pergi ke gereja. Keluarga Ben sangat relejius. Ayahnya seorang pendeta dan ibunya selalu menghubungkan segala sesuatu dengan Tuhan.Tapi hubungan kedua orangtuanya tidak baik. Ben tak pernah benar-benar bisa mengobrol dengan ayahnya.

driving lessons

Ketika Mr. Fincham, seorang jompo tinggal di rumah mereka, ibunya menyarankan Ben untuk bekerja pada liburan musim panas agar mendapatkan uang untuk membantu Mr. Fincham. Ben pun mendapat pekerjaan di rumah seorang bekas aktris, Evie Walton ( ). Evie seorang janda, tinggal sendirian dan sangat temperamen. Kesukaannya mengumpatkan kata-kata kasar, yang membuat si ‘anak manis’ Ben menahan kesal.

Seiring waktu, hubungan mereka membaik karena memiliki kesamaan minat pada sastra, Suatu hari, Evie mengajak Ben untuk berkemah, tapi Ben menolak karena ibunya tak akan mengijinkannya. Evie memaksa Ben untuk mengajaknya jalan-jalan saja, tapi di tengah jalan, Evie ‘menelan’ kunci mobil dan memaksa untuk bermalam. Ben tak punya pilihan meski kesal dan takut.

drivinglessons4

Tidak hanya itu, karena Evie kemudian meminta Ben menemaninya pergi ke Edinburgh untuk menghadiri pembacaan puisi. Ben marah karena Evie tak mengatakan sebelumnya dan di samping itu, ia juga baru belajar menyetir. Tapi lagi-lagi ia tak punya pilihan apalagi ketika kemudian Evie mengatakan bahwa ia menderita kanker payudara dan umurnya tak panjang lagi. Maka pergilah mereka ke Edinburg, perjalanan yang kemudian sedikit banyak mengubah Ben dan persahabatannya dengan Evie.

Well, di awal, saya tertarik nonton film ini sebenarnya lebih karena yang jadi pemain utamanya. Saya suka akting dia waktu jadi Ron Wesley di Harry Potter. Saya agak berharap menemukan sosok Rupert yang berbeda dengan Ron. Ya, Ben Marshall memang bukan Ron Wesley, tapi saya pikir mereka memiliki banyak kemiripan. Apalagi penampilan Ben sama persis dengan Ron dengan kekikukan yang sama.

driving lessons4

Saya juga kurang menyukai pengkarakteran si Ibu yang saya pikir lebih seperti seorang yang agak sakit jiwa daripada Ibu yang protektif. Tapi kemudian saya agak memaklumi hal ini ketika menjelang ending terungkap bahwa ia selingkuh dengan Peter, si pendeta.

Yah, meski bukan film yang istimewa, ini bukan film yang buruk untuk ditonton. Saya suka musik yang mengiringinya dan pemandangan yang indah di sepanjang perjalanan menuju Edinburgh. It’s cool place! Hope someday can b there🙂

Cast:
, Ben Marshall
, Evie Walton
Laura Linney, Laura Marshall
Nicholas Farrel, Robert Marshall

Sutradara: Jeremy Brock
Penulis : JeremyBrock
Sinematografi : David Katznelson
Musik : Clive Carroll, John Renbourn
Rilis: 2006
Durasi : 98 menit

Awards:  Best Actress untuk di Satellite Awards 2006, Best Actress untuk dan Special Jury Pize untuk Jeremy Brock di Moscow Int’l FF 2006, Youth Jury Award untuk Jeremy Brock di Sea Int’l FF 2007.

My Fave Scene:

 Ketika Ben bikin tenda di kebun dekat rumahnya dan ayahnya datang, berusaha untuk mengobrol dengan canggung dan mengungkapkan betapa mereka saling menyayangi.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: