Beranda > Film Asia Lain > The Great Indian Butterfly

The Great Indian Butterfly

Krish dan Meera adalah pasangan muda yang sedang mengadakan liburan untuk mencari apa yang mereka sebut sebagai ‘great Indian butterfly’ di suatu tempat yang disebut sebagai lembah cardaquez. Menurut mitos, kupu-kupu itu akan membawa kedamaian, kebahagiaan dan keberuntungan. Hal mereka harap akan bisa ditemukan.

Krish dan Meera bukanlah pasangan yang harmonis. Kehidupan mereka penuh dengan tekanan. Tekanan perkawinan dan juga pekerjaan. Krish belum bisa melupakan cinta masalalunya dengan Liza dan masih selalu berhubungan. Di sisi lain, Meera dihantui rasa bersalah karena pernah melakukan aborsi demi karir kerjanya. Mereka tak punya kehidupan intim yang baik. Demikian juga dalam pekerjaan. Meera merasa marah karena gagal naik posisi, dikalahkan oleh rekannya yang punya pengalaman lebih pendek. Maka perjalanan liburan yang seharusnya menjadi momen mereka untuk bersenang-senang justru dipenuhi pertengkaran yang tak habis-habis.

the great indian butterfly

Dirundung frustasi yang tak henti, mereka berharap akan segera menemukan kupu-kupu ajaib itu. Tapi perjalanan ke sana tak mudah. Tak ada orang yang benar-benar tahu di mana sebenarnya lembah cardaquez tempat kupu-kupu itu berada. Dan sebelum mereka berhasil menemukannya, pertengkaran hebat yang karena rasa cemburu Meera yang tak sengaja mendengar pembicaraan telepon Krish dan Liza terjadi. Meera memutuskan untuk meninggalkan Krish.

Saya suka film ini karena bukan seperti film Bollywood kebanyakan. Tak ada orang sekampung yang tiba-tiba muncul dan menari-nari, berantem sampai babak belur tapi tak mati-mati atau nangis-nangis bombay. The Great Indian Butterfly adalah salah satu film India paling realistis yang pernah saya tonton. Nuansa emosional dan frustasi kedua tokohnya juga terasa banget dan ceritanya nggak menye-menye. Film yang cukup bagus meski saya kurang puas dengan bagian endingnya.

Cast:
Aamir Bashir, Krish
Sandhya Mridul, Meera
Koel Purie, Liza
Barry John

Sutradara: Sarthak Dasgupta
Musik : Shibani Kashyap   
Sinematografi: Shanker Raman
Rilis: 2010

Notes:

“Peace comes knocking on our door and we say, ‘go away. i am looking for peace’ and peace goes away” (obrolan Krish dengan si Lelaki di tepi laut)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: