Beranda > Uncategorized > Bandage

Bandage

Kita pernah merasakannya. Ketika mendengar sebuah lagu dan merasa, ough, this song is really me! dan bikin mata berkaca-kaca. Itulah yang  dirasakan Asako ketika  mendengar salah satu lagu “Lands’. Miharu, temannya yang suka musik kemudian mengajaknya nonton live concert-nya Lands. Tidak cuma itu, usai konser, kebetulan mereka ketemu sama kru yang mau membuang kartu pengenalnya. Atas ide Miharu, kartu itu mereka ambil dan dipakai supaya bisa masuk belakang panggung. Berhasil.

bandage2009

Tapi kemudian lensa kontak Asako terjatuh yang menyebabkan keributan kecil. Itu adalah keberuntungan karena Natsu yang agak mabuk kemudian mengajak Asako dan Miharu makan malam bareng kru dan anggota band. Tidak hanya itu karena kemudian Natsu membisiki Asako untuk ketemu lagi, yang katanya cuma di antara mereka berdua. Sebagai gadis remaja biasa saja yang memang ngefans sama Lands, tentu saja Asako nggak nolak. Dan dari situ, hubungan mereka terus berlanjut.

Bandage jin

Berlatar tahun ’90-an, ketika era band sedang naik daun di Jepang. Bandage berkisah tentang sekelompok anak muda yang tergabung dalam band rock yang mereka namakan Lands. Selain Natsu si vokalis dan leader band, ada Yukiya, gitaris yang jadi nyawa band.  Lalu Arumi, satu-satunya cewek di band, yang jadi keyboardist sekaligus arranger. Anggota yang lain adalah Ryuji dan Kenji, bassist dan drummer. Dan bertindak sebagai manager adalah Yukari.

Bandage 2

Sebenarnya cerita film ini lebih fokus pada pasang surut dalam Lands.Film berkisah pada kehidupan belakang panggung mereka. Bagaimana mereka harus berusaha untuk selalu eksis. Baik sebagai band maupun sebagai individu.

bandage

Saya suka film ini. Soul-nya dapet. Mungkin karena sutradaranya, Takeshi Kobayashi adalah seorang produser musik yang tahu betul seluk beluk per-band-an. Akting pemain-pemainnya juga lumayan. Natsu misalnya, digambarkan sebagai anak muda yang agak kacau dan bengal, tapi sebenarnya menyembunyikan rasa frustrasi akan keberadaan dirinya yang selalu dianggap kurang berbakat. Juga ada Asako, the ordinary girl dengan ketakutan-ketakutannya. Dan saya bisa merasakan emosi mereka.

Cast:

  (Natsu)
Kitano Kii (Asako)
 (Yukiya)
  (Yukari)
Yuki Shibamoto (Ayumi)
Anne (Miharu)
Nobuaki Kaneko (Ryuji)
Hideyuki Kasahara (Kenji)

Sutradara:
Penulis : Shunji Iwai (screenplay), Chika Kan (original)
Rilis : Januari 2010
Durasi: 119 menit

Note:

adalah anggota boyband jepang, KAT-TUN

 

  1. rosgadini
    Juli 2, 2012 pukul 7:18 am

    Reblogged this on Rosgadini and commented:
    Nggak sengaja nonton ini film tadi pagi di channel red. Bagus banget ternyata. Gue paling suka sama part Yukiya main gitar di lagu Hatachi No Sensou versi robot. Keren banget. Sama pas Yukiya dan Asako di pantai. Best scene..!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: