Beranda > Drama Korea > Jewel in The Palace

Jewel in The Palace

Jangan bilang penggemar drama Korea kalau belum nonton . Saya sendiri mulai benar-benar ‘tergila-gila’ sama segala sesuatu yang berbau Korea setelah nonton drama ini. Bahkan, dosen saya pun sampai membawa-bawa drama ini dalam kelas kuliah :)

Jewel In The Palace berkisah tentang Jang-geum, tabib perempuan utama pertama di istana pada masa Dinasti Joseon (1392-1897). Drama ini sendiri jadi semacam epik kehidupan Jang-geum. Dimulai dari latar belakang ibunya, Myeong-i, seorang gungnyeo (dayang istana) yang selamat dari upaya peracunan oleh rekan-rekannya demi menjaga rahasia istana. Adalah rekan baiknya, dayang Han Baek-young  yang memberi penangkal racun sehingga ia bisa selamat.

Jang-geum yang dimainin Lee Young-ae, sungguh casting yang pas!

Jang-geum yang dimainin Lee Young-ae, sungguh casting yang pas!

Ia kemudian ditolong oleh Seo Cheon-soo, seorang prajurit yang jadi pelarian setelah menunaikan tugas dari istana untuk meracun Ratu Jeheon. Myeong-i kemudian mengikuti Seo Cheon-soo dan keduanya kemudian menikah. Mereka hidup tenteram di desa hingga lahir anak mereka, Jang-geum.

Masa kecil Jang-geum yang bahagia segera berakhir ketika ayahnya dibunuh prajurit istana karena Jang-geum kecil, yang bermaksud membela harga diri ayahnya, keceplosan bicara, mengatakan kalau ayahnya adalah seorang prajurit.

Jang-geum dan ibunya kemudian melarikan diri. Dalam pelarian ini ibunya juga meninggal dan Jang-geum menjadi yatim piatu, diasuh keluarga tukang masak istana, Duk-gu. Sebelum meninggal, ibunya berpesan agar Jang-geum kembali ke istana dan mencari catatan ibunya ketika menjadi dayang istana.

Kehidupan sebagai dayang istana. Hmm..seems so delicious :)

Kehidupan sebagai dayang istana. Hmm..seems so delicious :)

Babak pertama kehidupan Jang-geum di istana pun dimulai. Ia belajar dibawah bimbingan Dayang Han/ Han Baek-young (()), teman ibunya). Sebaya dengannya ada Geum-young, di bawah asuhan Dayang Choi () juga teman ibunya sekaligus rival) dari keluarga Choi yang secara turun temurun punya kekuasaan di dunia perdayangan istana dan karenanya berambisi untuk jadi dayang utama.

Ketika Jang-geum () tumbuh jadi dayang istana yang cerdas dan cekatan, ia pun dianggap menjadi ancaman bagi rivalnya, Geum-young (). Hal ini pula yang menimbulkan permusuhan diam-diam antara kubu Dayang Choi dan Dayang Han. Pihak Dayang Choi melakukan segala upaya agar posisinya tetap aman, tak jarang dengan cara yang licik dan curang. Sedangkan Dayang Han mencoba mempertahankan kejujuran dan pengabdian yang tulus sebagai dayang istana.

Dayang Han & Dayang Choi

Dayang Han & Dayang Choi

Sebuah kasus yang direkayasa kroni Choi, kemudian membawa Jang-geum dan Dayang Han dipenjara, untuk selanjutnya dibuang ke Pulau Jeju. Namun dalam perjalanan Dayang Han meninggal. Di Pulau Jeju inilah kemudian Jang-geum berkesempatan mempelajari lebih jauh tentang obat-obatan. Hal yang kemudian akan membawanya kembali ke istana untuk menjadi tabib perempuan.

Tentu bukan drama Korea namanya kalau tak ada sisi romantisnya. Min Jung-ho (), seorang prajurit muda istana sedang mengejar seorang mata-mata ketika ia kemudian terluka. Jang-geum sedang keluar dari istana untuk mencari ayam emas yang hilang dan menemukan Min Jung-ho yang terluka parah. Meski ia harus segera kembali karena ijin keluarnya akan segera habis, tapi ia tak tega melihat Min Jung-ho yang sekarat. Dengan pengetahuan akan obat-obatan yang ia dapat ketika kecil, ia mengobati Min Jung-ho. Saat itulah, pisau milik Jang-geum pemberian ayahnya terjatuh.

Mereka tak ingat satu sama lain. Tapi Min Jung-ho yang akhirnya selamat, penasaran dengan penolongnya dan menyimpan pisau milik Jang-geum, berharap suatu saat bisa menemukan pemiliknya dan berterimakasih.

Meski untuk waktu lama tak tahu kalau Jang-geum adalah dewi penolongnya, Min Jung-ho jatuh cinta pada Jang-geum yang tak hanya cantik tapi juga cerdas. Karena seorang dayang dilarang berhubungan dengan laki-laki (dayang adalah milik raja), maka meski sama-sama memendam rasa, hubungan mereka hanya sebatas suka sama suka saja. Namun cinta yang begitu besar, membuat Min Jung-ho selalu siap mendampingi Jang-geum dalam keadaan apapun. Termasuk ketika Jang-geum diasingkan ke Pulau Jeju.

Tentu saja, harus ada cerita cintanya :)

Tentu saja, harus ada cerita cintanya :)

, adalah drama yang benar-benar ‘megah.’ Bukan hanya karena suasana istana yang melatarinya, tapi ceritanya memang benar-benar ‘great story.’ Terlepas dari unsur dramatisasi (yah namanya drama) dari cerita aslinya, menurut saya  benar-benar luar biasa sebagai sebuah tontonan visual. Gambar-gambarnya indah, ceritanya tak bertele-tele tapi disajikan dengan begitu segar, sesegar hidangan-hidangan Korea yang disajikan para dayang yang membuat yang menontonnya menahan air liur. sylruup  :).

Dunia perdayangan yang penuh konflik (meski bukan berarti membenarkan, tapi rasanya bisa dipahami kenapa Dayang Choi cs bisa demikian jahat). Intrik-intrik politik, cinta hingga isu feminisme. Akting para pemainnya juga rasanya nggak ada yang mubazir.  Semuanya diramu dengan demikian pas. What a perfect drama! :D

Cast:
, Seo Jang-geum
, Min Jung-ho
Im Ho, Raja Joongjong
, Choi Geum-young

Im Hyeon-sik, Kang-Duk-gu (ayah angkat Jang-geum)
Geum Bo-ra, istri Duk-gu

, Dayang Han (Baek-young)
, Dayang Choi (Seong-geum)
, Lee Yeon-saeng (teman Jang-geum yang jadi selir)
Kim So-ih, Dayang Min
Yeo Woon-kay, Dayang Jung

, Jang-deok (tabib Jeju)
Han Ji-min, Shin-bi

Sutradara:
Penulis : Kim Young-hyun
Episode : 54 Eps (@60 menit)

Note:
Melanjutkan sukses Jewel in The Palace, kemudian dibuat versi animenya berjudul Jang-geum’ s Dream (Jang Geum ieui Kkum/ Shojo Changumu no Yume), diproduksi oleh Munhwa Broadcasting Corporation.

Ceritanya sih katanya lebih pada masa remajanya Jang-geum selama jadi dayang istana. Seri anime ini terdiri dari 52 episode @ 30 menit. Nggak tahu sih apa animenya sebagus drama serinya. Tapi kayaknya sih nggak terlalu booming.

About these ads
  1. wandik
    Februari 15, 2012 pukul 7:34 am

    kereeeen bget…

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Life Back Then

Sometimes life just feels like movie..

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: